Sering Keputihan Sebelum Haid, Apakah Normal?

Pada beberapa wanita mungkin ada yang mengalami keputihan sebelum haid. Tapi apakah sebenarnya kondisi tersebut normal? Atau justru membahayakan? Keputihan sebenarnya adalah kondisi normal yang terjadi pada setiap wanita terutama bagi mereka yang memasuki masa usia subur. Disebut sebagai keputihan normal jika tidak disertai dengan keluhan lain yang mengganggu.

Namun meskipun begitu tak jarang wanita merasa khawatir jika mereka terlalu sering mengalami keputihan. Apalagi jika disertai dengan perubahan warna dan berbau tidak sedap, karena hal itu bisa menjadi pertanda keputihan berbahaya. Itulah mengapa para wanita wajib untuk mengetahui gejala keputihan apakah termasuk normal atau berbahaya.

Keputihan atau dalam bahasa medis disebut vaginal discharge adalah cairan atau lendir yang keluar dari vagina. Lendir tersebut berperan untuk membawa keluar sel-sel mati dan kuman dari dalam tubuh. Hal tersebut bertujuan agar menjaga vagina tetap bersih serta melindungi dari iritasi dan infeksi. Beberapa wanita atau sebagian besar dari mereka biasanya akan mengalami keputihan sebelum haid.

Bagi para wanita yang sering mengalami gejala keputihan sebelum menstruasi, ketahui lebih jauh apakah keputihan tersebut termasuk kondisi normal atau tidak. Karena tak jarang keputihan bisa dijadikan sebagai indikator suatu penyakit seksual yang disebabkan berbagai hal. Simak penjelasan ini secara lengkap.

Keputihan Sebelum Haid
Sumber Gambar : freeimages.com

Penyebab Keputihan Sebelum Haid


Seperti yang sudah di singgung sebelumnya bahwa keputihan berupa lendir dari vagina yang diproduksi oleh kelenjar pada mulut Rahim, untuk membersihkan vagina dari bakteri dan melindunginya dari berbagai kuman penyebab penyakit. Rata-rata seorang wanita akan memproduksi lendir tersebut sebanyak 4 ml atau setara 1 sendok teh.

Umumnya produk lendir tersebut juga bisa meningkat ketika Anda berolahraga atau menjalani kegiatan berat seperti ketika melakukan hubungan intim. Lendir tersebut juga sangat penting untuk melindungi vagina dari gesekan selama penetrasi. Bagi Anda yang mengalami keputihan sebelum haid, tidak perlu khawatir karena hal tersebut merupakan bagian dari siklus menstruasi. 

Karena sebelum sel telur dilepaskan dari ovulasi maka produksi lendir akan meningkat secara drastis. Hal tersebut membuat banyak wanita akan mengalami keputihan selama masa haid dimulai. Dalam periode tersebut produksi hormon estrogen juga meningkat. Kehadiran dari hormon tersebut juga turut meningkatkan lendir vagina yang tampak lebih jernih dan encer.

Namun tidak perlu khawatir Karena produksi hormon progesteron akan kembali normal dan lendir yang tampak jernih tersebut menjadi lebih sedikit kental. Sehingga wanita kembali ke masa ovulasi dan mengulang siklus menstruasi. Jika Anda mengalami keputihan sebelum haid yang tidak disertai dengan gejala yang aneh-aneh, maka masih bisa dikatakan normal.

Ciri Keputihan Normal dan Tidak Normal


Untuk mengetahui apakah keputihan yang Anda alami normal atau tidak, maka Anda perlu memperhatikan warna dan kekentalannya. Berikut ini beberapa tipe keputihan berdasarkan tekstur dan warnanya:

Berwarna putih

Keputihan atau lendir yang berwarna putih kental menandakan kondisi normal. Kondisi tersebut bisa terjadi sebelum maupun setelah menstruasi asal tidak disertai dengan gejala lain. Namun jika lendir memiliki tekstur putih yang menggumpal maka bisa menjadi gejala infeksi jamur. Segera kunjungi dokter agar mendapatkan penanganan.

Tampak jernih

Lendir vagina yang tampak jernih juga bisa menandakan keputihan yang normal. Pada kondisi yang lebih kental mungkin Anda sedang mengalami ovulasi hal tersebut bisa menjadi pertanda akan mengalami menstruasi di beberapa hari ke depan. Sementara untuk lendir vagina yang jernih dan encer bisa terjadi di luar periode ovulasi selama tidak mengalami gejala lain.

Berwarna kuning atau hijau

Mengalami keputihan sebelum haid yang ditandai dengan lendir berwarna kuning atau hijau bisa menjadi indikasi vagina yang mengalami infeksi bakteri trikomoniasis. Biasanya disertai dengan tekstur yang kental, menggumpal dan mengeluarkan bau tak sedap.

Merah atau cokelat

Jika Anda mengalami keputihan yang berwarna coklat atau merah masih tergolong normal, jika selama menstruasi atau beberapa hari setelahnya. Namun apabila Anda mengalami kondisi keputihan berwarna tersebut diluar masa menstruasi, maka bisa menjadi indikasi pertumbuhan jaringan fibroid pada rahim atau kanker serviks.

Mencegah Keputihan yang Berbahaya


Selama Anda mengalami keputihan sebelum haid yang tidak disertai dengan gangguan atau gejala seperti bau tidak sedap dan gatal-gatal maka masih bisa dikatakan normal. Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah keputihan berbahaya, diantaranya:

Membersihkan vagina secara rutin menggunakan air hangat serta sapinya berbahan lembut. Sabun berbahan kimia bisa mengiritasi vagina.

Membersihkan vagina dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri dari anus berpindah ke vagina.

Hindari untuk menggunakan pembersih vagina seperti pewangi, antiseptik atau produk douching. Karena justru bisa mengganggu keseimbangan bakteri alami di vagina yang dapat menyebabkan keputihan tidak normal.

Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat. Lebih baik menggunakan pakaian berbahan katun yang sangat nyaman digunakan.

Itulah penjelasan lengkap tentang keputihan sebelum menstruasi apakah normal atau tidak. Dapat disimpulkan bahwa keputihan sebelum haid adalah kondisi yang normal jika tidak disertai dengan gejala yang mengganggu.

Referensi :

-https://www.alodokter.com/kenali-tanda-tanda-keputihan-yang-berbahaya
-https://hellosehat.com/hidup-sehat/perawatan-kewanitaan/keputihan-sebelum-haid/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel